Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Gemuk, Gula Darah, Ngantuk Bisa Jadi Karena Ini, Nih Cara Mengurangi Kadar Gula Nasi Putih

8 Cara Hindari Gemuk, Ngantuk & Diabetes, Inilah Mudah Menurunkan Kadar Gula pada Nasi Putih
 Bagi masyarakat Indonesia, nasi putih adalah makanan pokok sehari-hari. Rasanya sulit sekali makan tanpa nasi.

Sebagian orang mengatakan jika makan tanpa nasi rasanya belum kenyang. Sehingga nasi selalu menjadi makanan pokok yang harus selalu ada.

Tekstur dan rasa dari makanan pokok orang Indonesia ini cocok dipadukan dengan berbagai macam lauk pauk, serta efeknya yang membuat kenyang jadi unggulan tersendiri bagi nasi putih.

Namun, sangat disayangkan jika dari sekian banyak jenis karbohidrat, nasi putih diakui sebagai makanan yang memiliki kadar gula yang tinggi.

Sehingga bisa menimbulkan banyak gangguan bagi tubuh jika dikonsumsi secara berlebihan.

Salah satunya adalah diabetes dan kegemukan.

Sudah banyak para pelaku diet yang menghindari makan nasi putih dan menggantinya dengan nasi merah yang lebih rendah kadar gula.

Sebenarnya ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mengurangi kadar gula dalam nasi putih yang bisa dibuat di rumah.

Simak 8 cara mudah berikut ini untuk mengurangi kadar gula pada nasi putih versi Sripoku.com dirangkum dari berbagai sumber.

1. Menanak Nasi Putih Dicampur dengan Minyak Kelapa

Ditemukanlah cara memasak nasi yang dipercaya bisa mengurangi jumlah kalori yang terkandung di dalamnya hingga hanya separuhnya.

Riset tersebut dipresentasikan pada 249th National Meeting & Exposition of the American Chemical Society di Amerika Serikat baru-baru ini.

Menurut para peneliti itu, ada dua jenis tajin yang terdapat pada nasi, yakni yang mudah dicerna dan yang sulit.

Tubuh kita tidak punya enzim yang dibutuhkan untuk mencerna tajin yang "bandel" dan mengubahnya menjadi zat gula yang kemudian diserap oleh aliran darah.

Bertambahnya kadar gula dalam aliran darah, dan kemudian menjadi lemak, tentu saja tak baik buat kesehatan.

Dengan kata lain, para ilmuwan ingin mencari cara agar nasi yang ditanak mengandung lebih banyak tajin yang sulit dicerna daripada yang mudah, untuk menghindari naiknya kadar gula dalam darah.

Sehingga dicobalah untuk menambahkan minyak kelapa karena dipercaya bisa membuat tajin menjadi sulit dihancurkan oleh enzim pencernaan.

Setelah dimasak, nasi didiamkan selama 12 jam sebelum dikonsumsi. Hasilnya adalah jumlah nasi yang sama tapi dengan kalori yang lebih sedikit.

Cara ini dilakukan agar menghasilkan nasi yang rendah kalori.

Ada dua jenis pati di dalam nasi putih, yakni yang mudah dan yang sulit dicerna serta diubah menjadi gula.

Nah, dari sini didapatlah cara agar nasi yang dimasak lebih banyak mengandung pati resisten yang sulit dicerna biar nggak banyak diubah jadi gula.

Caranya, tambahkan 1 sendok teh minyak kelapa murni pada air mendidih yang akan digunakan untuk memasak nasi.

Setelah 40 menit proses penanakan dan matang, dinginkan nasi dan simpan dalam lemari es selama 12 jam terlebih dulu sebelum dikonsumsi.

Proses pendinginan inilah yang akan membentuk pati resisten yang nantinya akan menurunkan kalori yang diserap oleh tubuh sampai 60%.

Nasi yang sudah dingin ini bisa dihangatkan lagi kok, tanpa memengaruhi kadar pati resisten yang sudah terbentuk di dalamnya.

2. Tambahkan Sedikit Jeruk Nipis dan Daun Pandan

Selain menambah lezat rasa dan aromanya, menambahkan sedikit jeruk nipis dan daun pandan juga mengurangi kalori dalam nasi putih.

Saat memasak nasi, berilah sedikit perasan air jeruk nipis dan daun pandan secukupnya.

Jika sudah matang, tiriskan dan dinginkan nasi dengan cara dikipas atau dibolak-balik hingga dingin.

Nasi yang berkurang kelengketannya, artinya siap dikonsumsi.

3. Tambahkan Tepung Kelapa ke dalam Masakan Nasi

Tak hanya dalam bentuk minyak, kamu pun bisa menambahkan tepung kelapa ke dalam masakan nasi untuk menurunkan angka indeks glikemik nasi.

Tambahkan tepung kelapa dengan takaran 6-7 sendok makan pada 1 cup beras saat dimasak.

Kandungan tepung kelapa memiliki serat yang cukup untuk menghambat penyerapan glukosa pada tubuh.

Cara ini akan menurunkan indeks glikemik nasi dari 89% menjadi menjadi 49%.

Karena penyerapan glukosa pada nasi campuran tepung kelapa cenderung lambat, kadar gula darah pun bisa terjaga.

Kepala pengembangan layanan analisis pangan, Institut Pertanian Bogor (IPB), Dr. Didah Nur, menjelaskan terkait penambahan tepung kelapa pada nasi.

"Dari penelitian yang saya lakukan, beras yang dicampur tepung kelapa sebanyak 25 persen, bisa menurunkan angka indeks glikemik nasi menjadi sebesar 49 persen. Kandungan tepung kelapa memiliki serat yang cukup untuk menghambat penyerapan glukosa pada tubuh," ujarnya.

"Selain indeks glikemik yang jadi rendah, kadar gula darah bisa dijaga, karena penyerapan glukosa pada nasi campuran tepung kelapa cenderung lambat,” ucapnya menambahkan.


4. Konsumsi Sup Kaldu Ayam atau Daging Terlebih Dulu, Sekitar 30 Menit Sebelum Makan Nasi

Sekitar 30 menit sebelum makan nasi, makan sup kaldu ayam atau daging terlebih dahulu untuk mengurangi respons tubuh terhadap gula.

Sup kaldu ayam atau pun sup daging lainnya disinyalir mengandung asam amino yang tinggi, yang bisa meningkatkan sekresi insulin.

Jadi ketika nasi masuk, tubuh dengan akan dengan cepat menyingkirkan gula yang diproduksi dari pengolahan nasi.

Selain sup kaldu ayam atau daging, kamu juga minum susu kedelai sebelum makan nasi untuk upaya menurunkan kadar gula yang terkandung dalam nasi.

Minumlah sekitar 30 menit sebelum mengonsumsi nasi, ya!

5. Konsumsi susu kedelai atau susu setelah makan

Penelitian lain mengungkapkan bahwa mengonsumsi susu kedelai atau susu setelah makan akan membantu mengurangi jumlah gula yang masuk ke dalam tubuh.

Jumlah gula yang masuk ke dalam darah yang terlalu banyak akan menyebabkan diabetes, gagal ginjal, kebutaan, sampai amputasi.

Hal ini terjadi kaena pankreas harus bekerja lebih keras untuk menyingkirkan gula yang tertinggal dalam darah yang merusak organ.

Ketika hal ini terjadi terlalu sering, pankreas akan mudah lelah dan menyebabkan mereka berpotensi untuk mengalami diabetes.

6. Menyantap Nasi Bersama dengan Protein

Makanlah nasi bersama dengan protein.

Hasil penurunan indeks glikemik yang paling dianjurkan adalah dengan menggabungkan konsumsi nasi dengan tofu.

Lengkapi dengan berbagai sumber protein lain seperti daging ayam, ikan, atau daging sapi.

7. Tambahkan Setengah Cangkir Beras pada Air Mendidih yang sebelumnya ditambah Satu Sendok Minyak Kelapa

Selain memperhatikan cara mengonsumsi nasi, penurunan kadar gula juga bisa dilakukan lewat cara memproses nasi yang berbeda.

Penelitian yang dipresentasikan dalam 249th National Meeting & Exposition of the American Chemical Society (ACS) menunjukkan bahwa pemanasan dan metode memasak tertentu dapat mengurangi penyerapan kalori dari nasi sampai 50 hingga 60 persen.

Para peneliti menemukan bahwa peningkatan konsentrasi resistant starch (RS) pada nasi merupakan sebuah cara baru untuk menurunkan kadar kalori pada nasi sebesar 50-60 persen.

Resistant starch merupakan jenis pati yang sukar dicerna enzim manusia.

Medical Daily mengungkapkan bahwa metode ini dilakukan dengan menambahkan setengah cangkir beras pada air mendidih yang sebelumnya ditambahkan satu sendok makan minyak kelapa.

Kemudian nasi dibiarkan matang secara perlahan selama 40 menit. Sebenarnya nasi sudah matang ketika dimasak selama 20-25 menit. Langkah selanjutnya adalah mendinginkan nasi selama 12 jam.

Kandungan RS yang terdapat pada beras tradisional ternyata dapat meningkat hingga 10 kali lipat dengan metode ini. Tim peneliti menjelaskan, selama proses memasak, minyak mengubah pati menjadi sukar dicerna (RS).

Sementara itu, proses pendinginan nasi selama 12 jam sangat efektif untuk menurunkan kadar kalori yang bisa diserap oleh tubuh. Ternyata, memanaskan kembali nasi tersebut sebelum dimakan tak akan memengaruhi kandungan RS-nya.

8. Konsumsi Nasi dalam Keadaan Dingin

Nasi putih kaya akan zat pati atau karbohidrat yang dapat dicerna dan diserap dengan cepat oleh usus halus, sehingga kadar gula darah pun akan meningkat dengan cepat.

Namun, zat pati tersebut dapat diubah menjadi zat pati yang sulit dicerna (zat pati resisten).

Cara mengubahnya adalah dengan menyimpan nasi yang telah matang di dalam kulkas bersuhu 4°C selama 24 jam, lalu dihangatkan kembali sebelum dikonsumsi. Zat pati yang lebih sulit dicerna akan mengurangi jumlah karbohidrat yang diserap oleh usus.


Hal yang Perlu Diingat Sebelum Mengonsumsi Nasi Dingin

Anggapan bahwa mengonsumsi nasi putih dingin lebih baik bagi penderita diabetes ternyata benar. Namun, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan sebelum mengonsumsinya, yaitu:

Nasi putih dingin harus dikonsumsi dalam jangka panjang untuk mendapatkan efek menstabilkan kadar gula darah.

Nasi putih yang hendak didinginkan harus diletakkan dalam wadah yang bersih untuk mencegah pertumbuhan bakteri.

Nasi putih dingin perlu dihangatkan kembali sebelum dikonsumsi. Selain agar teksturnya lebih enak disantap, proses penghangatan juga bisa membunuh bakteri di dalam nasi yang didinginkan.


Nasi putih dingin perlu dikonsumsi bersamaan dengan makanan yang sehat bagi penderita diabetes. Hindari lauk yang manis, berlemak, dan berkalori tinggi.

Selain 8 cara di atas, kamu juga perlu mengurangi porsi nasi yang dikonsumsi.

Lebih baik lagi kalau dimakan saat nasi sudah dingin.

Karena nasi yang sudah tak lengket seperti saat baru saja matang, kadar gulanya lebih rendah.

Tak heran kalau orang zaman dulu ketika belum ada teknologi penghangat nasi, jarang yang kena diabetes, ya!

Posting Komentar untuk "Gemuk, Gula Darah, Ngantuk Bisa Jadi Karena Ini, Nih Cara Mengurangi Kadar Gula Nasi Putih"