Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Lagi lagi Pencurian Tali Pocong, Ini Manfaatnya Menurut Mitos Kepercayaan Kuno

Masih dipercaya mitos tali pocong orang yang meninggal dunia di hari Jumat Legi, ini manfaat menurut kepercayaan masyarakat

Tali pocong, sebenarnya hanyalah kain pengikat ujung kepala dan ujung kaki dari seorang jenazah yang dimakamkan.

Tali pocong sendiri saat jenazah akan disemayamkan selalu dilepas terlebih dahulu tali simpulnya namun tetap diletakkan di dalam makam tersebut
Perlu diketahui banyak mitos-mitos yang beredar di kalangan masyarakat terkait tali pocong ini. Mulai dari tali pocong yang tidak dilepas akan membuat arwah jenazah menjadi penasaran, sampai dengan pencurian tali pocong yang ditujukan untuk sesuatu yang berhubungan dengan pengasihan, kekebalan, dan masih banyak lagi.

Di era modern seperti sekarang mungkin pencurian tali pocong dengan tujuan aneh dan tidak masuk akal sudah sangat jarang ada dan terjadi ya GanSis. Namun ternyata di daerah Kecamatan Tulangan, Sidoarjo masih terjadi pencurian tali pocong yang membuat gempar masyarakat pada hari Selasa 8 Februari kemarin.

Adapun tali pocong yang diambil adalah tali pocong dari seorang wanita yang meninggal dunia pada hari Jumat Legi.

Makam tersebut sebenarnya sempat dijaga beberapa hari karena kekhawatiran akan terjadi pencurian tali pocong, namun ternyata lengahnya orang yang menjaga dimanfaatkan oleh pelaku untuk membongkar makam dan mencuri tali pocong.

Lalu apa sih manfaat tali pocong sampai dicuri dan rela membongkar makam?
Menurut kepercayaan lama, orang yang meninggal dunia pada hari atau malam Kamis Legi dan Jumat Legi adalah orang yang meninggal pada hari Bendoro Asih.

Adapun Hari Bendoro Asih adalah hari baik menurut perhitungan orang-orang dulu yang konon katanya apa bila seseorang dapat mengambil tali pocong atau anggota tubuh dari si mayat setelah dimakamkan akan dapat digunakan untuk tujuan tertentu.

Apa sih tujuan dari mencuri tali pocong menurut kepercayaan atau mitos?


1. Jimat Pengasihan
Tali pocong orang yang meninggal di hari bendoro asih menurut kepercayaan dapat digunakan sebagai jimat pengasihan.

Tali pocong tersebut akan digunakan sebagai jimat setelah dicuri dari makam dan hanya perlu untuk dibawa kemanapun orang tersebut pergi katanya dapat membuat orang-orang sekitar tertarik dan terpikat.

2. Jimat Kekebalan
Bukan hanya pengasihan tali pocong orang yang meninggal di hari Jumat Legi juga dipercaya dapat digunakan untuk jimat kekebalan tubuh.

Tali pocong ini hanya perlu diikatkan pada bagian tubuh maka seseorang tersebut katanya dapat kebal terhadap senjata tajam ataupun senjata api.

3. Jimat Penglarisan
Selain jimat pengasihan dan kekebalan tali pocong juga katanya dapat dimanfaatkan sebagai jimat penglarisan rumah makan atau tempat usaha.

Biasanya penggunaan tali pocong sebagai jimat penglarisan ini adalah atas saran dari dukun yang memang telah berkecimpung di dunia hitam untuk banyak hal terkait dunia ghaib.

Itulah tadi GanSis manfaat tali pocong menurut mitos yang ada selama ini dan khusus untuk jenazah orang yang meninggal dunia di hari Bendoro Asih.

Sebenarnya ane pribadi tidak percaya ya pemirsa dengan manfaat tali pocong sebagai pengasihan, kekebalan, dan penglarisan. Namun sayangnya orang-orang terdahulu masih mempercayainya dan masih ada orang yang melakukan ritual pencurian tali ppcong dengan membongkar makam seperti yang terjadi di Sidoarjo.

Penulis: @masnukho

Posting Komentar untuk "Lagi lagi Pencurian Tali Pocong, Ini Manfaatnya Menurut Mitos Kepercayaan Kuno"